Kerajaan Ottoman Turki terpikat pada keindahan dan
kesempurnaan bunga tulip dan mulai membudidayakan bunga tulip sejak tahun 1000.
Motif bunga tulip sudah sejak lama banyak
dipakai dalam seni ornamen Persia dan Turki. Nama yang diberikan orang Eropa
untuk tulip berasal dari bahasa Persia untuk sorban (bahasa Persia : dulband)
karena bunga tulip ketika belum mekar sepenuhnya bentuknya terlihat seperti
sorban. Karenanya menjadikan tulip sebagai bunga nasional
Iran dan Turki.
Di Belanda begitu terkenalnya bunga tulip sehingga dijuluki
dengan sebutan ”Tulipomania” karena perkembangannya yang pesat. Setiap tahunnya
mengirimkan bunga tulip untuk ditanam di
kota Ottawa sebagai ucapan terima kasih kepada Kanada yang membebaskan Belanda
dari Nazi Jerman dan sewaktu zaman pendudukan bermurah hati menyediakan tempat
bermukim Ratu Juliana yang pada waktu itu masih puteri mahkota.
Jenis-jenis tulip yang sudah dikenal sejak zaman dulu
mempunyai motif garis-garis, "coretan kuas," atau "jilatan
api" atau mempunyai warna lain pada bagian-bagian tertentu daun bunga,
sedangkan jenis-jenis yang lebih baru mempunyai pola aneka warna pada daun
bunga. Misalnya tulip putih, merah, dsb.
Sentuhan warna lain pada warna dasar bunga tulip disebabkan perubahan pigmen di bagian atas dan bagian bawah bunga. Sedangkan untuk jenis bunga tulip ada berbagai macam diantaranya : Single Early, Double Early, Kaufmaniana, Fosteriana, Triumph, Darwin Hybrid, Greigii, Single Late, Double Late, Lily-flowered Tulip, Fringed Group, Viridiflora, Rembrandt, Parrot.
Sentuhan warna lain pada warna dasar bunga tulip disebabkan perubahan pigmen di bagian atas dan bagian bawah bunga. Sedangkan untuk jenis bunga tulip ada berbagai macam diantaranya : Single Early, Double Early, Kaufmaniana, Fosteriana, Triumph, Darwin Hybrid, Greigii, Single Late, Double Late, Lily-flowered Tulip, Fringed Group, Viridiflora, Rembrandt, Parrot.

No comments:
Post a Comment