Mungkin tidak asing lagi jika melihat sepasang merpati
mendampingi lambang cinta di majalah,atau media lainnya saat perayaan
valentine.Tapi tahukah kamu mengapa merpati selalu menjadi simbol keutuhan
cinta?
Atau bunga yang satu ini. Bunga mawar putih. Mawarpun
dianggap mewakili lambang cinta. Dan ketika yag diberikan adalah mawar putih,
maka cinta mereka kepada pasangannya adalah cinta murni karena putih adalah
lambang kemurnian. Benarkah seperti itu?
Kita Lihat Yuuuuukkkkk..... J
Abad pertengahan,orang-orang meyakini semua burung memilih
pasangannya di Hari Valentine. Beberapa burung mencari pasangan selama
pertengahan Februari, termasuk burung hitam dan ayam hutan, kebanyakan musim
kawin burung berlangsung selama musim semi dan musim panas
Burung merpati itu dipilih mewakili cinta karena mitologi
Yunani terkait burung kecil putih bersama Aphrodite, dewi cinta.
Aphrodite/Venus sering digambarkan bersama merpati beterbangan di sekitarnya
atau beristirahat di tangannya.
Merpati juga mewakili monogami dan kesetiaan dalam hubungan
karena burung ini cenderung tinggal bersama pasangannya selama musim kawin.
Merpati jantan juga membantu menetaskan dan merawat anak mereka, yang
membantu burung ini mencapat citra setia dan mencintai.
Bahkan, reputasi mereka sebagai simbol cinta begitu kuat
dan membuat banyak resep obat cinta populer di abad pertengahan memasukkan
jantung burung merpati sebagai bahannya.
Itu menurut sejarahnya. Indah bila dilihat dan manis
untuk dipandang.
Sekarang lihat arti mawar putih yuuukkk...
ini dia...
Mawar yang putih sangat cocok diberikan kepada teman atau keluarga
sebagai penghargaan kepada mereka.
Putih: kemurnian, polos, simpati, dan spiritualitas
Awal tradisi mawar putih digunakan sebagai simbol untuk cinta
sejati, sebuah asosiasi yang kemudian akan menjadi ciri khas mawar merah. Juga
dikenal sebagai pengantin mawar. Mawar putih adalah bunga pernikahan
tradisional. Dalam
hal ini, putih mewakili persatuan, kebajikan, dan kemurnian dari sebuah cinta
baru. Mawar putih juga dikaitkan dengan kehormatan.
No comments:
Post a Comment